RSS

Coal Resources

10. coal Resources
Suatu sumberdaya geologi adalah bagian dari suatu deposit yang secara bentuk dan kuantitas memilki prospek ekonomis untuk ditambang. Lokasi, kuantitas, kualitas, karakteristik geologi dan kontiuitas sumber dayanya telah diketahui. Diperkirakan atau diinterpretasikan dari bukti geologi tertentu.
Sumberdaya batubara dapat ditaksir berdasarkan pada suatu standar yang umum yang dipakai diindustri tambang seperti SNI (Standar National Indonesia), USGS (United State Geological survey), Australian Standard atau JORC Code.
Secara umum semua standar memberikan suatu petunjuk untuk penaksiran sumber daya, yaitu berdasarakan jarak (radius) pengaruh dari suatu Point of Observasion atau Measurement.
Point of Observasion adalah suatu lokasi yang diketahui dari lapisan batubara di permukaan (outcrop) atau dibawah permukaan seperti bore core, downhole geophysical log dan/atau bore cutting none core yang telah diteliti, diukur dan/atau ditest di laboratorium.

10.1 Coal Resources Classification
Coal resources dibagi-bagi sesuai dengan tingkat kepastian geologinya kedalam klasifikasi/katagori Measured, Indicated dan Inferred.
Measured Resources – Adalah bagian dari suatu sumber daya batubara dimana kuantitas dan kualitasnya dapat ditaksir dengan suatu tingkat kepastian yang tinggi, didasarkan pada informasi yang dikumpulkan dari point of observasion dengan spacing yang cukup dekat untuk memastikan kontiuitas geologi dan kualitasnya.
Indicated Resources – Adalah bagian dari suatu sumber daya batubara dimana kuantitas dan kualitasnya dapat ditaksir dengan suatu tingkat kepastian yang resonable, didasarkan pada informasi yang dikumpulkan dari point of observasion yang cukup untuk memperkirakan kontiuitasnya, tapi spacing terlalu jauh/tidak sesuai untuk memastikan kontinuitas geologi dan kualitasnya.
Inferred Resources – Adalah bagian dari suatu sumber daya batubara dimana kuantitas dan kualitasnya hanya dapat ditaksir dengan suatu tingkat kepastian yang rendah, didasarkan pada informasi yang dikumpulkan dari point of observasion yang tidak cukup untuk memperkirakan kontiuitasnya. Penaksiran kontinuitas geologi dan kualitas pada katagori ini dapat berubah secara significant pada eksplorasi lanjutan.

10.2 Penaksiran Coal Resources
Penaksiran coal resources adalah suatu prosedur yang umum dilakukan di perusahaan tambang baik untuk keperluan laporan eksplorasi maupun tambang.
Coal resources hanya dapat ditaksir dari data yang diambil dari points of observation saja. Interpretative data yang dikumpulkan dari hasil interpreasi atau metoda tidak langsung (seismic, magnetic, gravity dan survey geologi atau geophysic lainnya) tidak dapat digunakan untuk penaksiran sumber daya batubara.
Penaksiran tonase coal resources dihitung berdasarkan luas area, ketebalan dan density dari batubara. Untuk katagori JORC density yang digunakan adalah insitu density (bukan relative density).
Cadangan batubara harus ditaksir dan dilaporkan untuk setiap individual seam atau group seam dalam deposit. Seam yang dimasukkan dalam suatu group harus terdiri dari seam-seam yang letaknya secara stratigrafi dapat dianggap sebagai suatu entity atau berkaitan. Selain itu resources harus dibagi dan dilaporkan berdasarkan pada “key variable” seperti ketebalan, range kedalaman, parameter quality, pertimbangan geologi atau teknis.

Dibawah ini adalah contoh beberpa kriteria yang ditentukan oleh masing-masing standard.
Jarak Radius

Australian Standard
Measured – 500 m dari tititk observasi
Indicated – 500 m sampai 1000 m dari tititk observasi
Inferred – 1000 m sampai 4000 dari tititk observasi

USGS Standard
Measured – 400 m dari tititk observasi
Indicated – 400 m sampai 1200 m dari tititk observasi
Inferred – 1000 m sampai 4800 dari tititk observasi

Parameter Lain
Secara umum standar klasifikasi juga memberlakukan parameter-parameter lain seperti misalnya Coal Rank, Minimum Thickness dan Batasan Kedalaman (Depth Limit).
Ketebalan minimum batubara pada standar USGS tergantung dari coal rank, misalnya 0.35cm untuk bituminous, sedangkan Australian standard dapat didasarkan pada technical justification.
Pembagian batas kedalam pada standar USGS adalah <150m untuk open cut dan >150m untuk underground mining, sedangkan Australian standard dapat didasarkan pada technical justification.

Catatan: Untuk penjelasan lebih detail anda dapat mengacu ke:
“Geological Survey Circular 891 – Coal Resource Classification System of the U.S. Geological Survey”, 1981.
“Australian Guidelines for Estimating and Reporting of Inventory Coal, Coal Resources and Coal Reserves”, edition 2003.

10.3 Perhitungan Resources Menggunakan Stratmodel
Perhitungan resources berdasarakan standar di atas dapat dilakukan menggunakan Stratmodel dengan tahapan prosdur seperti dijelaskan berikut:
1. Membuat design file yang akan digunakan untuk menyimpan grafis perkiraan resources.
2. Membuat post drillhole dari setiap seam yang akan dihitung resourcesnya. Post drill hole ini akan digunakan sebagai points of observasion.
3. Membuat garis subcrop setiap seam yang akan dihitung resourcesnya.
4. Membuat polygon batas sheet.
5. Membuat suatu polygon area berdasarkan jarak radius dari point of observasion.
6. Memodifikasi polygon-polygon area yang telah dibuat untuk menentukan daerah Measured, Indicated dan Inferred.
7. Membuat surface expression untuk digunakan batasan kedalaman dalam perhitungan resources.
8. Menghitung resources masing-masing katagori dengan memberlakukan parameter-parameter lain seperti minimum ketebalan dan batas kedalaman.
9. Membuat laporan hasil perhitungan resources.

10.3.1 Membuat Design File
Pilih minescape EXPLORER>DESIGN FILES>CREATE
Coal Resources
Ketikan nama design file yang akan dibuat pada field Name, misalnya resources, kemudian pilih OK untuk mulai membuatnya.

10.3.2 Post Drill Hole
Post drill harus dibuat terlebih dahulu untuk masing-masing seam atau group seam yang akan digunakan sebagai point of observasion dalam latihan ini.
Prosedur pembuatan post drill hole sama seperti telah dibahas secara detail pada Buku Petunjuk Stratmodel bagian Pemeriksaan Database Drill Hole. Untuk keperluan perhitungan resources, pada pembuatan post drill hole perlu ditambahakan pilhan selection expression seperti contoh dibawah ini.
Pilih menu: DRILL HOLES>GRAPHICS>POST
 
Coal Resources
 
Tab – IO
Panel – Input

Plilih nama design file dan layer-layer dimana data drill hole disimpan pada field-field yang disediakan seperti contoh form di atas. Kemudian S400 dipilih pada field Intervals to Post untuk seam yang akan dihitung.
Panel – Output
Pilih nama output design file (yang telah dibuat) dan layer dimana post drill hole akan disimpan.
Coal Resources
 
Tab – Controls
Pada field Selection Expression ketikkan TOTALTHICK (‘S400’) > 0. Ekspresi ini akan menghasilkan post untuk drill hole yang ada seam S400 saja dan drill hole lainnya tidak di post. Ekspresi TOTALTHICK digunakan agar dapat berlaku baik untuk seam elemental maupun compound.
Untuk fiel-field lainnya isi sesuai keperluan atau seperti contoh diatas.
 
Coal Resources
 
Tab – Display
Isi field-field seperti contoh di atas, kemudian Pilih Apply atau OK untuk mulai membuat post drill hole.

10.3.3 Membuat Garis Subcrop
Garis subcrop yang berupa garis batas kontinuitas batubara di dekat permukaan harus dibuat untuk digunakan sebagai batas perhitungan resources. Garis subcrop yang dibuat adalah garis subcrop dari floor seam yang akan dihitung.
Pilih menu GRAPHICS>EXTENT>SUBCROP
 
Coal Resources
 
Tab – Contour
Isi field-field yang diperlukan seperti contoh form di atas, S400_floor dipilih pada field Surface untuk dibuat subcropnya.
Tab – Domain
Semua field tidak diisi dibiarkan kosong.
Coal Resources
 
Tab – Limit
Semua field dapat dibiarkan kosong atau diisi sheet spec jika ingin membatasi output pada batas sheet tertentu.

Catatan: Penjelasan detail prosedur membuat garis subcrop dapat dibaca pada Buku Petunjuk Stramodel bagian Output Grafis.
 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: